Profil Facebook

https://www.facebook.com/adhie.frazzethyaa

Pages

Friday, March 20, 2015

Pengertian Energi

 

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau melakukan suatu perubahan. Energi merupakan bagian dari suatu benda tetapi tidak terikat pada benda tersebut. Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat dirubah bentuknya. Energi juga disebut tenaga. Satuan energi menurut Satuan Internasional (SI) adalah joule (J). Sedangkan satuan energi lain yaitu erg, kalori, dan kWh. Energi bersifat fleksible, artinya dapat berpindah dan berubah.
Berikut dijelaskan beberapa pengertian energi menurut para ahli. Menurut Arif Alfatah dan Muji Lestari, energi adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh benda agar benda dapat melakukan usaha. Sedangkan Campbell, Reece dan Mitchell berpendapat bahwa pengertian energi adalahkemampuan untuk mengatur ulang suatu materi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, energi adalah daya atau kekuatan yang diperlukan untuk melakukan berbagai proses kegiatan.
Terdapat dua kategori energi yaitu energi potensial dan energi kinetik. Terdapat banyak macam energi diantaranya energi mekanik, listrik, elektromagnetik, kimia, panas, nuklir, angin, dll. Sebagian besar energi tersebut harus dirubah supaya dapat digunakan.

Pengertian Kebudayaan

Menurut Koentjaraningrat, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik dari manusia dengan belajar. Istilah “kebudayaan” berasal dari bahasa Sansekerta buddayah yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti “akal” atau “budi”. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture yang berarti “mengolah” atau “mengerjakan”. Terkadang, istilah culture merujuk pada pengolahan tanah atau pertanian.
Budaya merupakan kristalisasi nilai dan pola hidup yang dianut suatu komunitas dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya tiap komunitas tumbuh dan berkembang secara unik, karena perbedaan pola hidup komunitas itu. Karya-karya manusia dalam usaha mempertahankan hidup dan memenuhi kebutuhan hidup disebut hasil budaya. Kebudayaan boleh dikatakan sebagai perwujudan tanggapan manusia terhadap tantangan-tantangan yang dihadapi dalam proses penyesuaian diri mereka dengan lingkungan. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit seperti agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan seni.
Kebudayaan adalah segala sesuatu yang dilakukan dan dihasilkan manusia, yang meliputi kebudayaan materiil dan kebudayaan non materiil. Kebudayaan materiil (bersifat jasmaniah) meliputi benda-benda ciptaan manusia, misalnya kendaraan, alat rumah tangga, dan lain-lain. Sedangkan kebudayaan non-materiil (bersifat rohaniah) yaitu semua hal yang tidak dapat dilihat dan diraba, misalnya agama, bahasa, ilmu pengetahuan, dan sebagainya.
Ada juga yang berpendapat bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsur rohani. Sedangkan daya adalah perbuatan atau ikhtiar sebagai unsur jasmani. Sehingga kebudayaan adalah hasil dari akal dan perbuatan manusia. Banyak sekali terdapat pengertian kebudayaan menurut para ahli. Menurut E.B. Tylor, kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan lain, serta kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat. Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Menurut Kroeber, kebudayaan adalah keseluruhan realisasi gerak, kebiasaan, tata cara, gagasan, dan nilai-nilai yang dipelajari dan diwariskan, serta perilaku yang ditimbulkannya.
Kebudayaan itu tidak diwariskan secara generatif (biologis), melainkan hanya mungkin diperoleh dengan cara belajar. Kebudayaan diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Tanpa masyarakat kemungkinannya sangat kecil untuk membentuk kebudayaan. Sebaliknya, tanpa kebudayaan tidak mungkin manusia (secara individual maupun kelompok) dapat mempertahankan kehidupannya. Jadi, kebudayaan adalah hampir semua tindakan manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Inti pengertian kebudayaan mengandung beberapa ciri pokok kebudayaan yaitu:
  1. Beraneka ragam
  2. Diwariskan melalui proses belajar
  3. Terjabarkan dari komponen psikologi, biologi, sosiologi, dan eksistensi manusia
  4. Berstruktur
  5. Terbagi dalam aspek-aspek
  6. Dinamis
  7. Nilai-nilai yang terkandung cenderung relatif
     
    Refrensi
    1. Budaya http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
    2. PENGERTIAN KEBUDAYAAN,UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN,WUJUD KEBUDAYAAN DAN PERUBAHAN KEBUDAYAAN http://yanuirdianto.wordpress.com/2013/03/10/96/
     

Pengertian Hukum


Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia supaya terkontrol, menjaga ketertiban, keadilan, dan mencegah terjadinya kekacauan. Hukum pada umumnya tertulis. Pengertian hukum sangatlah luas tergantung keadaan. Kebanyakan dari kita menganggap hukum adalah sebuah ganjaran apabila melakukan kesalahan (hukuman). Namun sesungguhnya hukum itu adalah sebuah peraturan atau sistem yang bersifat terikat/memaksa.
1. Asal Mula Kata Hukum
Etimologi “hukum” berasal dari bahasa Arab hukmun yang berarti “menetapkan”. Kata itu adalah bentuk tunggal sedangkan bentuk jamaknya adalah alkas. Disini pengertian hukum berkaitan erat dengan paksaan.
2. Pengertian Hukum Menurut Para Ahli
Karena pengertian hukum sangatlah luas, maka setiap ahli hukum memiliki pengertiannya masing-masing. Menurut Plato, hukum adalah peraturan-peraturan yang teratur dan tersusun baik yang mengikat masyarakat. Sedangkan menurut Wiryono Kusumo, hukum adalah keseluruhan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tata tertib dalam masyarakat dan terhadap pelanggarnya umumnya dikenakan sanksi.

Refrensi:
Judul
Alamat
1. Pengertian Hukum http://temukanpengertian.blogspot.com/2013/08/pengertian-hukum.html
2. PENGERTIAN HUKUM http://kadekarisupawan.wordpress.com/2013/03/18/pengertian-dan-jenis-jenis-hukum/
3. Tujuan Hukum Menurut Para Ahli http://sikumendes84.wordpress.com/
4. Pengertian Hukum http://winandakusuma.blogspot.com/2011/04/pengertian-hukum.html


 













Pengertian Wirausaha




pengertian wirausahaWirausaha adalah kemampuan untuk berdiri sendiri mengejar peluang yang menuntut kemampuan mengelola dan pengalaman untuk memacu kreativitas. Intinya, wirausahawan itu mestinya kreatif, inovatif, memiliki kemauan, dan berjiwa pemimpin. Namun, hal itu tidak menjadi sebuah keharusan. Namun kemauan yang tinggi bisa dijadikan satu-satunya modal untuk berwirausaha.
Ada juga yang menyatakan bahwa wirausaha adalah keberanian atau juga kecakapan seseorang untuk menilai serta juga melihat suatu peluang dalam bisnis dan kemudian menyatukan suatu sumber daya yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang tepat dan tentunya mendapatkan keuntungan dalam rangka mencapai suatu keberhasilan. Dalam bahasa Inggris, wirausaha disebut entrepreneur.
1. Asal Mula Kata Wirausaha
Etimologi kata wirausaha adalah berasal dari kata “wira” dan “usaha”. “Wira” berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Kata “wira” juga digunakan dalam kata “perwira”. Sedangkan “usaha” berarti “perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan”. Jadi, secara etimologis/harfiah, wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang melakukan perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan.
2. Pengertian Wirausaha Menurut para Ahli
Banyak sekali para ahli dan sumber terpercaya yang mencoba memberikan pengertian wirausaha. Seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyatakan bahwa pengertian wirausaha sama dengan pengertian wiraswasta, yaitu orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur mengatur permodalan operasinya. Menurut Joseph C. Schumpeter, wirausaha adalah orang yang mampu menghancurkan keseimbangan pasar dan kemudian membentuk keseimbangan pasar yang baru dan mengambil keuntungan-keuntungan atas perubahan-perubahan tersebut. Menurut Schumpeter, wirausaha merupakan inovator yang tidak selalu menjadi inventor (penemu).

Refrensi : http://hedisasrawan.blogspot.com/2014/08/pengertian-wirausaha-artikel-lengkap.html

Pengertian Informasi



Informasi adalah data atau fakta yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang mempunyai arti dan bermanfaat membantu seseorang dalam mengambil keputusan. Ada juga yang mengatakan bahwa informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari belajar, pengalaman, atau instruksi. Informasi sangat berguna bagi setiap orang atau organisasi untuk mengambil suatu keputusan.






1. Asal Mula Kata Informasi
Etimologi informasi berasal dari kata bahasa Perancis kuno informacion yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Dalam bahasa Inggris, “informasi” disebut information.
2. Pengertian Informasi Menurut para Ahli
Pengertian informasi berbeda-beda tergantung pada orang yang membutuhkan informasi tersebut. Termasuk beberapa ahli berikut yang mencoba memberikan pengertian informasi menurut pandangan mereka.
  1. Joner Hasugian. Informasi adalah sebuah konsep yang universal dalam jumlah muatan yang besar, meliputi banyak hal dalam ruang lingkupnya masing-masing dan terekam pada sejumlah media.
  2. Husein dan Wibowo. Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang mempunyai arti dan bermanfaat bagi manusia.
  3. Raymond Mc.leod. Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.
3. Penggunaan Istilah Informasi
Banyak sekali orang yang menggunakan istilah informasi sebagai era jaman sekarang yang sering disebut “era informasi”. Era informasi berkembang karena perkembangan teknologi informasi yang kian pesat. Data yang dibuat atau diolah dengan menggunakan teknologi komputer sering disebut informasi.
4. Perbedaan Data dan Informasi
Seringkali istilah data dan infomasi dianggap sama. Pada berbeda. Data adalah bahan mentah yang belum diolah lebih lanjut. Sedangkan informasi adalah data yang telah diolah sehingga dapat digunakan oleh yang membutuhkannya. Data masih berupa angka-angka yang belum tentu mudah dipahami.

Pengertian Suhu



pengertian suhuSuhu adalah besaran numerik untuk mengetahui derajat panas atau dingin pada suatu benda. Suhu juga dapat didefinisikan sebagai suatu besaran termodinamika yang menunjukkan besarnya energi kinetik translasi rata-rata molekul dalam sistem gas. Suhu juga disebut temperatur dan disebut temperature dalam bahasa Inggris.
Satuan suhu ada derajat Celcius (oC), derajat Reamur (oR), derajat Fahrenheit (oF), dan Kelvin (K). Semakin tinggi suhunya, semakin panas benda atau ruangan tersebut. Semakin rendah suhunya, semakin dingin benda atau ruangan tersebut.
Suhu dapat diukur dengan menggunakan termometer. Meskipun sesungguhnya suhu dapat dirasakan oleh indera manusia, tetapi tidak akurat dan tidak dapat digunakan di tempat yang terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda.

Rerensi : http://hedisasrawan.blogspot.com/2014/10/pengertian-suhu-artikel-lengkap.html

Pengertian Berita

Pengertian berita menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Berita haruslah sesuai dengan kenyataan yang ada, tidak dibuat-buat (fiktif), dan terbaru/terkini. Berita merupakan salah satu cara berkomunikasi melalui peristiwa penting, terbaru, dan menarik. Kita dapat menjumpai berita dimana saja seperti di koran, majalah, internet, televisi, radio, bahkan di mading sekolah. Sebuah berita harus mengandung unsur 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, dan How) supaya pembaca dapat mengetahui lebih banyak tentang suatu kejadian. Dalam bahasa Inggris “berita” disebut news.

1. Asal Mula Kata Berita
Etimologi istilah “berita” berasal dari bahasa Sansekerta viritta yang berarti “kejadian” atau “yang sedang terjadi”. Penggunaan istilah “berita” memang sering merujuk pada “laporan kejadian yang sedang terjadi atau baru saja terjadi”. Berita juga dapat dibedakan menjadi beberapa kategori menurut berat ringannya isi berita, lokasi peristiwanya, sifatnya, dan topiknya.
2. Definisi Berita
Berita haruslah memiliki unsur berita yaitu baru, penting, bermakna, berpengaruh, menyangkut hidup orang banyak, relevan, dan menarik. Ada juga yang mengatakan bahwa berita merupakan apa saja yang ingin dan perlu diketahui orang atau lebih luas lagi oleh masyarakat.
3. Pengertian Berita Menurut para Ahli
Banyak sekali para pakar komunikasi dan jurnalistik memberikan definisi berita menurut pandangannya masing-masing. Salah satu contohnya adalah wartawan asal Indonesia Mochtar Lubis yang menyatakan bahwa berita adalah informasi yang baru, menarik perhatian, mempengaruhi orang banyak, dan mampu membangkitkan selera masyarakat untuk mengikutinya. Sedangkan seorang pembantu utama redaktur malam New York Times Neil McNeil mengatakan bahwa berita adalah gabungan fakta dan peristiwa-peristiwa yang menimbulkan perhatian atau kepentingan bagi para pembaca surat kabar yang memuatnya. Sedangkan pengeritan berita menurut kamus komunikasi adalah laporan mengenai hal atau peristiwa yang baru terjadi, menyangkut kepentingan umum dan disiarkan secara cepat oleh media massa seperti surat kabar, majalah, radio, dan televisi.
4. Berita Tidak Hanya Memberi Informasi
Berita tidak hanya memberikan informasi tentang peristiwa terkini, tetapi terkadang dapat memberikan pengaruh kepada pembacanya. Terutama untuk kepentingan politik. Seringkali berita ditambahi “bumbu-bumbu” supaya pembacanya ikut terpengaruhi tetapi penulis berita tetap mengikuti etika jurnalistik.
5. Kapan Sebuah Kejadian dapat Disebut Berita?
Ada beberapa faktor yang membuat sebuah berita dapat disebut berita.
  1. Yang pertama adalah keluarbiasaan. Berita haruslah peristiwa yang luar biasa. Contoh: Orang yang digigit anjing itu bukan berita, orang yang menggigit anjing merupakan peristiwa luar biasa sehingga bisa disebut berita.
  2. Yang kedua adalah kebaruan. Berita hanya memberikan laporan sebuah peristiwa yang merupakan sesuatu yang baru.
  3. Yang ketiga adalah akibat. Sebuah peristiwa harus berdampak luas pada masyarakat supaya dapat dijadikan berita yang penting. Contohnya adalah kenaikan harga BBM.
  4. Yang keempat adalah aktual. Berita harus disampaikan sesegera mungkin setelah peristiwa tersebut terjadi. Bahkan beberapa berita disampaikan secara langsung.
  5. Yang kelima adalah kedekatan. Sebuah berita harus terjadi di sekitar masyarakat supaya masyarakat semakin menarik untuk menyimaknya dan harus sesuai dengan kondisi psikologis masyarakat terhadap suatu peristiwa.
  6. Yang keenam adalah informatif. Berita haruslah mengaburkan ketidakpastian dan kekeliruan di masyarakat.
  7. Yang ketujuh adalah pertentangan. Peristiwa konflik atau yang bertentangan dengan apa yang ada merupakan hal yang paling menarik untuk dijadikan sebuah berita.
  8. Yang kedelapan adalah orang penting. Berita pastilah menyangkut orang-orang penting dan terkenal seperti presiden atau selebritis.
  9. Yang kesembilan adalah kejutan. Kejutan adalah sesuatu yang tidak pernah terduga sebelumnya dan tidak pernah direncanakan sebelumnya. Berita seringkali memuat sesuatu yang bersifat kejutan seperti bencana alam.